Sabtu, 7 Oktober 2017

Khasiat Ratib al-Haddad

Makna Ratib

Ratib adalah sebuah istilah dalam bahasa Arab, yang secara harfiyah bermakna sesuatu yang disusun atau diatur. Namun makna secara istilah kurang lebih adalah rangkaian dzikir-dzikir, doa, pujian, dan juga munajat kepada Allah, yang disusun sedemikian rupa untuk dibaca secara teratur atau rutin, sesuai dengan program yang telah dibuat.

Lafadz dzikir itu bisa saja bersumber dari Al-Quran, As-Sunnah atau pun hasil gubahan dari penyusun sebuah ratib itu sendiri. Namun meski bersumber dari Al-Quran atau sunnah nabi, peran penyusun ratib adalah membuat urut-urutannya, mana yang dibaca terlebih dahulu dan mana yang dibaca kemudian. Selain itu peran penyusun ratib juga membuat ketentuan untuk pengulangan-pengulangannya, seperti dibaca tiga kali, tujuh kali, sepuluh kali dan seterusnya.

Biasanya para menyusun ratib ini kemudian mengamalkan atau melafadzkan rangkaian ratibnya itu secara periodik, atau pada tiap kesempatan tertentu, sesuai dengan selera dan kehendaknya. Bahkan para penyusun ratib ini juga mengajarkan karyanya itu kepada para muridnya. Bahkan berpesan agar para murid itu selalu setiap membacanya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sang guru.

Khasiat Ratib

Ratib ini disusun oleh pengarangnya, ketika kampungnya sedang mengalami bencana, yaitu munculnya aliran yang sesat dan menyesatkan serta merusak aqidah umat. Lalu masyarakat diajak untuk melafadzkan ratib ini secara rutin hingga akhirnya bencana itu hilang dengan sendirinya.

Sebuah keterangan menyebutkan bahwa konon dahulu ratib Al-Haddad ini disusun untuk memenuhi permintaan seorang murid beliau yang bernama Amir dari keluarga Bani Sa’ad yang tinggal di Syibam, salah satu perkampungan di Hadromaut, Yaman. Tujuan Amir meminta Habib Abdullah untuk mengarang Ratib, Agar diadakan suatu wirid dan dzikir dikampungnya, agar mereka dapat mempertahankan dan menyelamatkann diri dari ajaran sesat yang sedang melanda Hadromaut ketika itu.

Pertama kalinya Ratib ini hanya dibaca dikampung Amir sendir,i yaitu kota Syibam setelah mendapat izin dan ijazah dari Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad sendiri. Selepas itu, Ratib ini pun dibaca di masjid Al-Hawi milik beliau yang di kota Tarim. Pada kebiasaan Ratib ini dibaca secara berjamaah setelah sholat ‘isya’.

Semakin kesini semakin banyak saja kisah dan cerita yang disampaikan dari mulut ke mulut tentang khasiat dari ratin ini bila dibaca. Ada yang selamat dari perampakan, kemunkaran, kekacauan sosial, bahkan sampai ancaman dari kehancuran berbagai jenis bencana alam. 

Tetapi intinya, para pendukung atau melantun ratib ini umumnya meyakini bahwa ratib ini dibaca demi untuk menolak bahaya atau bencana.

1. Keutamaan Surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. ماَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيِّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ. آمِيْنِ

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Segala puji bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbir sekalian alam. Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Yang Menguasai hari Pembalasan hari Akhirat). Engkaulah sahaja Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan. Tunjuklah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula jalan) orang-orang yang sesat.

Surah Al Fatihah memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya:

  1. Fatihah menyamai pahala 2/3 Al-Qur’an.
  2. Fatihah dan ayat kursi tidak dibaca oleh seorang hamba dalam satu rumah lalu pada hari itu dia terkena gangguan kekuatan mata manusia atau jin.
  3. Barangsiapa yang membaca Fatihah dan Kursi, Allah haramkan jasadnya atas api neraka.
  4. Siapa ingin agar Allah menyelamatkan dirinya dari penjaga neraka yang jumlahnya 19 hendaknya dia membaca basmallah.
  5. Barang siapa yang membaca basmalah maka dicatat untuknya dalam setiap huruf 4000 kebaikan, dan dihapus darinya 4000 kejahatan, dan diangkat 4000 derajat.
  6. Barang siapa membaca basmalah bersambung dengan Fatihah sekali maka Aku berikan ampunan padanya, Aku terima amal baiknya, Aku lebur dosa-dosanya, tidak akan Kubakar lidahnya dengan api, Aku berikan perlindungan dari siksa kubur, panik dan siksa hari kiamat (Hadist Qudsi).

2. Keutamaan Ayat Kursi

اَللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّموَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ العَلِيُّ العَظِيْمُ.

Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya. Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya melainkan dengan izin-Nya. Yang mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki. Luasnya Kursi Allah meliputi langit dan bumi; dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dialah Yang Maha Tinggi, lagi Maha Besar. QS. Al-Baqarah: 255)

Ayat Kursi biasanya hanya digunakan oleh masyarakat awam untuk mengusir syetan, jin, dsb. Sebenarnya ada beberapa manfaat dari ayat kursi ini, diantaranya:

  1. Ayat kursi adalah ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an.
  2. Ayat kursi menjaga dirimu, keturunanmu dan menjaga rumahmu.
  3. Bacaan ayat kursi pagi dan sore memberikan penjagaan dari jin dan syetan.
  4. Bacaan ayat kursi sebelum tidur mengundang malaikat penjaga.
  5. Bacaan ayat kursi sebelum tidur menjauhkan diri kita dari syetan sampai pagi.
  6. Bacaan ayat kursi sekali menyamai pahala bacaan ¼ Al-Qur’an.
  7. Barang siapa membaca ayat kursi setiap selesai shalat fardhu maka tiada pemisah antara dirinya dan surga kecuali mati.
  8. Barang siapa membaca ayat kursi apabila hendak tidur, maka Allah berikan keamanan atas dirinya, tetangganya yang dekat dan yang jauh dan rumah-rumah sekitarnya.

3. Keutamaan Akhir Surat Al-Baqarah (Amanarrasuul…..)

آمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّه وَالْمُؤْمِنُوْنَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْناَ وَأَطَعْناَ غُفْراَنَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ.

Rasulullah telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, dan juga orang-orang yang beriman; semuanya beriman kepada Allah, dan Malaikat-malaikatNya, dan Kitab-kitabNya, dan Rasul-rasulNya. Katakan): “Kami tidak membezakan antara seorang rasul dengan rasul-rasul yang lain." Mereka berkata lagi: Kami dengar dan kami taat kami pohonkan) keampunanMu wahai Tuhan kami, dan kepadaMu jualah tempat kembali” QS Al-Baqarah 285)

Diriwayatkan daripada Abu Mas'ud al-Badri r.a katanya: Rasulullah s.a.w pernah bersabda: Dua ayat terakhir dari surah al-Baqarah, memadai kepada seseorang yang membacanya pada malam hari sebagai pelindung dirinya.

لاََ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَآ إِنْ نَسِيْنَآ أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنآ أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْناَ عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Ia mendapat pahala atas kebaikan yang diusahakannya, dan ia juga menanggung dosa atas kejahatan yang diusahakannya. Mereka berdoa dengan berkata), "Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya. Dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami, dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami; oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir” QS Al-Baqarah Ayat 286)

Dari Muslim, diriwayatkan daripada Abdullah ibn Abbas r.a.: Apabila Jibril sedang duduk dengan Rasulullah s.a.w., dia mendengar bunyi pintu di atasnya. Dia mengangkat kepalanya lalu berkata: “Ini ialah bunyi sebuah pintu di syurga yang tidak pernah dibuka.” Lalu satu malaikat pun turun, dan Jibril berkata lagi, “Ia malaikat yang tidak pernah turun ke bumi” Malaikat itu memberi salam lalu berkata, “Bersyukurlah atas dua cahaya yang diberi kepadamu yang tidak pernah diberi kepada rasul-rasul sebelummu-“Fatihat al-Kitab dan ayat penghabisan Surah al-Baqarah”. Kamu akan mendapat manfaat setiap kali kamu membacanya.

  1. Allah tutup surat Al-Baqarah dengan dua ayat yang Allah berikan padaku dari simpanan kekayaan-Nya yang dibawah Arsy. (Hadist)
  2. Kedua ayat ini memasukan orang yang membacanya ke dalam surga.
  3. Kedua ayat ini akan menjadikan Allah ridho pada orang yang membacanya.
  4. Kedua ayat ini adalah satu Al-Qur’an.
  5. Kedua ayat ini menyembuhkan (penyakit).
  6. Kedua ayat ini di cintai Allah.

4. Khasiat Dzikir Pertama

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Tiada Tuhan yang sebenarnya berhak diibadahi, kecuali hanya Allah Yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kerajaan ini dan memiliki segala puji. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dialah yang sangat berkuasa atas segala sesuatu.” 3x

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah SAW berkata, “Siapa yang membaca ayat ini seratus kali sehari, pahalanya seperti memerdekakan sepuluh orang hamba, Seratus kebajikan dituliskan untuknya dan seratus keburukan dibuang darinya, dan menjadi benteng dari gangguan syaitan sepanjang hari.”HR Bukhari, Muslim dan Malik)

  1. Barang siapa membacanya maka baginya pahala sebesar pahala orang yang memerdekakan seorang budak dari keturunan Ismail as, ditulis baginya sepuluh amal kebaikan, dihapus darinya sepuluh dosa, diangkat sepuluh derajat dan dijaga dari godaan syetan sampai sore.
  2. Dan jika membacanya pada waktu sore maka baginya pahala yang sama hingga pagi hari (Hadits).
  3. Sebaik-baik bacaan yang dibaca Rasulullah SAW dan para nabi (Hadits).
  4. Tidak ada satu amalanpun mampu mengalahkannya.
  5. Tidak tersisa dengannya dosa. Allah memandang pada orang yang membacanya dengan pandangan rahmat dan barang siapa mendapatkan pandangan rahmat maka dia tidak akan terkena siksa (Hadits).

5. Khasiat Dzikir Kedua

سٌبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اْللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ


“Maha Suci Allah, dan segala puji hanya khusus bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak diibadahi kecuali hanyalah Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar.” 3x

Dari Samurah ibn Jundah bahwa Rasulullah s.a.w bersabda: Zikir-zikir yang paling dekat di sisi Allah adalah empat, yaitu tasbih, takbir, tahmid dan tahlil, tidak berbeda yang mana aturannya apabila engkau berzikirullah. HR Muslim)

  1. Dalam Al-Qur’an bacaan ini disebut “ AL-BAQIYATUS SHOLIHAT” sedang pahalanya amat sangat besar.
  2. Rasulullah menamakan bacaan ini dengan “RIYADHUL JANAH” artinya kebun surga.
  3. Rasulullah mencintai bacaan ini lebih dari segala apa yang terkena sinar matahari.
  4. Bacaan ini mengugurkan dosa hamba seperti gugurnya daun-daun dari atas pohon.
  5. Bacaan ini adalah bacaan yang paling dicintai Allah.
  6. Bacaan ini adalah tanaman surga.
  7. Bacaan ini merupakan penyebab seorang hamba untuk mendapatkan surga.
  8. Bacaan ini tergolong bacaan yang paling utama.
  9. Pahala bacaan ini menyamai pahala orang yang memerdekakan seratus orang yang sedekah dengan kuda berkendali, berpelana di jalan Allah, juga menyamai pahala sedekah seratus onta.
  10. Bacaan ini adalah benteng pemisah antara hamba dari api neraka.
  11. Berat timbangan bacaan ini melebihi berat timbangan langit dan bumi.
  12. Bacaan ini bisa mengganti kedudukan Al-Qur’an bagi orang yang tidak mampu membaca Al Qur’an.
  13. Barang siapa membaca bacaan ini maka ditulis baginya dalam setiap huruf sepuluh amal kebaikan (Hadits).
  14. Bacaan ini adalah bacaan yang dibaca bangsa jin ketika mengangkat benda-benda berat.
  15. Bacaan ini juga bacaan yang dibaca Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as ketika membangun Ka’bah, apabila mereka mebacanya terangkatlah batu-batu besar itu dengan sendirinya.

6. Khasiat Dzikir Ketiga

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ.. (3×)

Maha suci Allah segala puji khusus bagi-Nya, Maha suci Allah Yang Maha Agung. (3X)

Dari Bukhari, diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a.: Rasulullah s.a.w. bersabda: Dua dzikir yang mudah di atas lidah tetapi berat pahalanya dan disukai oleh Allah ialah: 'SubhanAllah al-Azim dan 'SubhanAllah wa bihamdihi.'”

  1. Dua kalimat, ringan di lidah tapi sangat berat di atas timbangan amal (mizan), dan sangat dicintai Allah SWT.
  2. Bacaan ini termasuk bacaan (dzikir) yang paling utama
  3. Barangsiapa yang membacanya maka ditulis baginya 124.000 kebaikan
  4. Bacaan ini lebih dicintai Allah daripada segunung emas yang di-infaqkan ikhlas dijalan Allah.
  5. Allah akan melebur dosa-dosa orang yang membacanya sekalipun lebih banyak daripada buih diatas air laut.
  6. Bacaan ini adalah doa yang dibaca oleh semua makhlukSebab bacaan ini Allah memberikan rezeki pada seluruh makhluk
  7. Bacaan ini jika dibaca : Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim astaghfirullah seratus kali setelah sholat sunnah fajar (qobla/sebelum subuh), maka dunia akan datang kepadamu dengan cara paksa, hingga kamu kewalahan menanggapinya.
  8. Allah berfirman : Hai Rasulullah ! lima perkara yang akan memberatkan timbangan amal dari umatmu, yaitu :
    • Dua kalimat shadat
    • Sholat lima waktu, dengan tepat waktu
    • Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim
    • Subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaaha wallaahu akbar wala haula wala quwwata illabillahil aliyyil adhiim

7. Khasiat Dzikir keempat

رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.. (3×)

Ya Allah ampunlah dosaku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. (3X) Surah 4: An-Nisa’; Ayat 106:

“Dan hendaklah engkau memohon ampun kepada Allah; kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. Juga pada Surah 11: Hud; Ayat 90

Barangsiapa yang membacanya, Allah akan menjadikan baginya keterbukaan dari segala yang buntu baginya, jalan keluar dari segala kesempitan, dan akan menganugrahkan rezeki dari arah yang tak diduga-duga (Hadist).

8. Khasiat Dzikir kelima

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ.. (3×)

Ya Allah, cucurkan selawat ke atas Muhammad, Ya Allah, cucurkan selawat ke atasnya dan kesejahteraan-Mu. (3X) Surah 33; Al-Ahzab, Ayat 56:

Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bersholawat ke atas Nabi; wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu kepadanya serta ucapkanlah salam dengan penghormatan yang sepenuhnya. Dari Muslim, diriwayatkan daripada Abdullah bin Amr: Rasulullah s.a.w. bersabda: “barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.

  1. Sesungguhnya orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling banyak membaca sholawat untukku. (Hadist)
  2. Barangsiapa membaca sholawat untukku dari umatku maka akan ditulis baginya sepuluh kebaikan dan dihapus darinya sepuluh dosa. (Hadist)
  3. Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Kahil : Sesungguhnya barangsiapa membaca sholawat kepadaku setiap hari tiga kali sebab cinta dan rindu kepadaku, maka pantas bagi Allah untuk mengampuni dosa-dosanya malam itu dan siang harinya. (Hadist)
  4. Rasulullah SAW bersabda : sholawat kepadaku menepis kemiskinan dari orang yang membacanya. (Hadist)
  5. Bagi segala sesuatu ada kesucian, sedang kesucian untuk hati orang-orang mu’min dari noda adalah sholawat kepadaku. (Hadist)
  6. Barangsiapa membaca sholawat kepadamu dari umatmu tiga kali, Allah akan mengampuninya dosa-dosanya, jika dia membaca dalam berdiri maka diampuni sebelum dia duduk, jika dia membaca dalam keadaan duduk maka diampuni sebelum dia berdiri. (Hadist Qudsi)
  7. Jika seorang hamba membaca sholawat kepada Nabi SAW, maka tidak tersisa sehelai rambut pun dari rambut tubuhnya, kecuali memintakan ampunan untuknya. (Hadist)
  8. Tertulis di kaki Arsy : Barangsiapa rindu kepada-Ku (Allah) maka akan Aku kasihani dia. Barangsiapa meminta kepada-Ku maka pasti Aku memberinya, Barangsiapa mendekatkan diri kepada-Ku dengan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW akan Aku ampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih di atas air laut. (Hadist)
  9. Tidak ada satu majelis yang dibacakan sholawat didalamnya kecuali tercium dari majelis itu bau wangi hingga kepuncak langit, maka para malaikat berkata: ini wangi majelis yang dibacakan didalamnya sholawat atas nabi SAW (Hadist).
  10. Perbanyaklah sholawat kalian kepadaku pada malam dan hari Jum’at, maka sesungguhnya sholawat kalian akan disodorkan kepadaku, maka aku mendo’akan kalian dan meminta ampunan dari Allah untuk kalian. (Hadist)
  11. Barangsiapa ingin mengucapkan sesuatu hal tetapi dia lupa, maka hendaknya ia membaca sholawat untukku, maka sesungguhnya dibalik sholawat padaku ada pengganti dari ucapannya, semoga dia dapat mengingatnya. (Hadist)
  12. Barangsiapa takut akan dirinya dari lupa, maka hendaknya ia memperbanyak bacaan sholawat atasku. (Hadist)
  13. Tiada seorang pun yang bersholawat untukmu (SAW), kecuali ditulis untuknya pahala empat ratus ghazwah (perang bersama Nabi SAW), dan untuknya setiap perang ditulis pahala empat ratus haji (Hadist Qudsi).
  14. Diantara keistimewaan dan khasiat sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
    • Akan terpenuhi urusan dunia dan akhirat
    • Keselamatan dari rasa takut, panik dan bingung
    • Kesaksian oleh Rasulullah SAW untuk orang yang membacanya kelak di hari akhirat.
    • Wajib mendapat syafaat nabi SAW
    • Keridho’an dan rahmat dari Allah
    • Keselamatan dari amarah dan murka Allah
    • Masuk dibawah naungan Arsy Allah
    • Akan berat timbangan amal baiknya
    • Melintasi ash-shiroth (jembatan) bagai petir yang menyambar
    • Menumbuhkan dan menambah keberkahan pada hata kekayaan
    • Sholawat dan pahalanya berguna bagi orang yang membacanya juga anak serta cucu keturunannya
    • Menjadi pelita (cahaya penerang) dalam kubur, padang mashar dan di atas jembatan shirotol mustaqim
    • Melumpuhkan musuh
    • Membersihkan hati dari noda kemunafikan
    • Menjadikan orang yang membaca dicintai oleh orang mu’min
    • Penyebab bertemu Rasulullah SAW dalam impian, dan jika terus bertambah menambah dan memperbanyaknya dapat bertemu langsung bukan lagi lewat impian (sadar/yaqodhoh)

9. Khasiat Dzikir keenam

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ.. (3×)

Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya. (3X) Dari Abu Dawud dan Tirmidhi, Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang membaca doa ini tiga kali, tdak akan terjadi bahaya atasnya.”

  1. Barangsiapa membacanya tiga kali maka tidak akan membahayakan dirinya dari sesuatu apapun. (Hadist)
  2. Barangsiapa membacanya di sore hari, tidak akan membahayakan dirinya sesuatu pun sampai pagi, dan siapa yang membacanya pagi hari maka tidak akan membahayakannya dirinya sampai sore. (Hadist)
  3. Barangsiapa menempati suatu tempat lalu membaca bacaan ini, tidak akan membahayakan dirinya dari sesuatu apa pun hingga pergi meninggalkan tempat itu. (Hadist)
  4. Tergolong dzikir yang dahsyat dan manjur, apabila seseorang menekuninya maka segala urusannya akan lancar dan terpenuhi kebutuhannya.
  5. Menjaga jiwa dan raga dari rasa sakit.
  6. Barangsiapa membacanya di tengah malam akan menyaksikan hal-hal aneh dan ajaib.
  7. Melumpuhkan dan menaklukan musuh.

10. Khasiat Dzikir ketujuh

بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِى اْلأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.. (3×)

Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tiada sutu pun, baik di bumi maupun di langit dapat memberi bencana, dan Dia Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. (3X)
Dari Ibn Hibban; Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Hamba-hamba Allah yang membaca doa ini pada waktu pagi dan petang tiga kali, tiada kesakitan akan dialaminya.” 3x

  1. Barangsiapa yang membaca bacaan ini setiap pagi dan sore tiga kali, tidak akan membahayakan dirinya dari sesuatu apapun (HR.Tirmidzi)
  2. Tidak akan terkena bencana yang datang mendadak dan tidak akan terkena stroke (HR.Abu Dawud)
  3. Penawar racun dan segala yang mematikan
  4. Keselamatan dari musuh dan kekejamannya.
  5. Penjagaan bagi rumah dan isinya dari pencuri dan orang jahat

11. Khasiat Dzikir kedelapan

رَضِيْنَا بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا.. (3×)

Kami ridha Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai Agama kami dan Muhammad sebagai Nabi kami. (3X) Surah 3: Ali-Imran Ayat 19:

 Sesungguhnya agama (yang benar dan diridhoi) di sisi Allah ialah Islam. Dari Abu Daud dan Tirmidzi; Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Barangsiapa membaca ayat ini di pagi dan petang hari akan masuk ke syurga.”

  1. Diriwayatkan dari sahabat Tsauban : barangsipa membacanya maka dia berhak masuk surga. (hadist)
  2. Dari Abu Said Al-Khudry meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda : Barangsiapa ridho menjadikan Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad SAW sebagai nabinya maka ia berhak masuk surga. (Hadist)
  3. Rasulullah SAW bersabda : akan mampu merasakan manisnya iman bagi orang yang membaca dzikir tersebut.

12.  Khasiat Dzikir kesembilan

بِسْمِ اللهِ، وَالْحَمْدُ ِللهِ، وَالْخَيْرُ وَالشَّرُّ بِمَشِيْئَةِ اللهِ.. (3×)

Dengan Nama Allah, segala pujian bagi-Nya, dan segala kebaikan dan kejahatan adalah kehendak Allah. (3X)

Diriwayatkah oleh Abu Hurairah: Rasulullah s.a.w. bersabda: Wahai Abu Hurairah, bila kamu keluar untuk berniaga, bacakan ayat ini supaya ia membawa kamu ke jalan yang benar. Dan setiap perbuatan mesti bermula dengan ‘Bismillah’ dan penutupnya ialah “Alhamdulillah”.


13. Khasiat Dzikir kesepuluh

اٰمَنَّا بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ، تُبْنَا اِلَى اللهِ بَاطِنًا وَ ظَاهِرًا.. (3×)

Kami beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, dan kami bertaubat kepada Allah batin dan dzohir. (3X) Surah at-Tahrim Ayat 8: Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan “Taubat Nasuha”.

Diriwayatkan oleh Ibn Majah: Rasulullah bersabda: Orang yang bertaubat itu adalah kekasih Allah. Dan orang yang bertaubat itu ialah seumpama orang yang tiada apa-apa dosa.”
  1. Rasulullah SAW bersabda : Ucapkanlah lalu istiqomahlah
  2. Barangsiapa merasakan was-was maka hendaklah dia membacanya. (Hadist)

14. Khasiat Dzikir kesebelas

يَا رَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَامْحُ الَّذِىْ كَانَ مِنَّا.. (3×)

Ya Tuhan kami, maafkan kami dan hapuskanlah apa-apa (dosa) yang ada pada kami. (3X) Dari Tirmidhi dan Ibn Majah: Rasulullah s.a.w. berada di atas mimbar dan menangis lalu beliau bersabda: Mintalah pengampunan dan kesehatan daripada Allah, sebab setelah kita yakin, tiada apa lagi yang lebih baik daripada kesehatan Surah 4: An-Nisa’: Ayat 106: “Dan hendaklah engkau memohon ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih.” ”

  1. Allah tidak akan diminta sesuatu yang lebih Dia cintai daripada diminta Afiah (keselamatan) di dunia dan di akhirat. (Hadist)
  2. Memohon afiah tergolong doa yang paling utama dan padat maknanya.

15. Khasiat Dzikir keduabelas

يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ، أَمِتْنَا عَلَى دِيْنِ اْلإِسْلاَمِ.. (7×) 

 Wahai Tuhan yang mempunyai sifat Keagungan dan sifat Pemurah, matikanlah kami dalam agama Islam . (7X) Dan dari Tirmidhi, Rasulullah s.a.w. menyatakan di dalam sebuah hadits bahwasanya barangsiapa yang berdoa dengan nama-nama Allah dan penuh keyakinan, doa itu pasti dikabulkan Allah.

  1. Tekuni dan perbanyaklah bacaan tersebut diatas. (Hadist)
  2. Rasulullah SAW mendengar seseorang membaca bacaan tersebut, maka beliau bersabda : kamu telah dikabulkan maka mintalah. (Hadist)
  3. Dzikir ini termasuk ismul a’dzom
  4. Ulama hikmah mengatakan :
    • Barang siapa yang menekuninya maka ia disegani setiap orang yang memandangnya
    • Allah akan menggampangkan padanya jalan masuknya rezeki
    • Menjadi sebab meninggal dalam husnul khatimah
    • Allah menganugrahkan kepada para Nabi, Rasul dan Wali keagungan, kewibawaan dan kehormatan berkah dari bacaan ini.

16. Khasiat Dzikir ketiga belas

يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ، اِكْفِ شَرَّ الظَّالِمِيْنَ.. (3×) 

Wahai Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Gagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang-orang yang dzolim. (3X) Seperti di atas (16);

Merujuk hadits Rasulullah s.a.w, barangsiapa yang tidak boleh mengalahkan musuhnya, dan mengulangi Nama ini dengan niat tidak mahu dicederakan akan bebas dari dicederakan musuhnya. 3x

  1. Aman dan selamat dari gangguan orang-orang jahat dan dholim, perbuatan jahat manusia.
  2. Aman dan selamat dari gangguan bahaya binatang buas dan berbisa, kedengkian musuh, dari setiap marabahaya.
  3. Aman dan selamat dari murka Allah serta hukuman-Nya.
  4. Aman dan selamat dari apa saja yang membahayakan diri kita, membahayakan Islam dan kaum muslimin.

17. Khasiat Dzikir keempat belas

أَصْلَحَ الله ُ أُمُوْرَ الْمُسْلِمِيْنَ، صَرَفَ الله ُشَرَّ الْمُؤْذِيْنَ.. (3×) 

Semoga Allah memperbaiki urusan kaum muslimim dan menghindarkan mereka dari kejahatan orang-orang yang suka menggangu. (3X)

Diriwayatkan oleh Abu Darda’ bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada seorang mukmin pun yang berdoa untuk kaumnya yang tidak bersamanya, melainkan akan didoakan oleh Malaikat, “Sama juga untukmu”.
  1. Membawa maslahat (manfaat yang sempurna) dan kebaikan segala urusan umat Islam
  2. Apabila maslahat telah didapat oleh seseorang, maka seluruh cita-cita dan keinginan dunia akhirat akan didapat.
  3. Mendapat ampunan Allah SWT menyeluruh bagi dirinya, keluarga maupun kaum muslimin.
  4. Menjadi sebab ia, yang membacanya, di cintai dan dikasihi oleh Allah SWT.
  5. Termasuk obat penyakit hati (dengki, iri hati, ghibah dsb)
  6. Mendapat bimbingan Allah SWT dalam menjalani kehidupan yang lurus.

18. Khasiat Dzikir kelima belas

 يَا عَلِىُّ يَا كَبِيْرُ، يَا عَلِيْمُ يَا قَدِيْرُ، يَا سَمِيْعُ يَا بَصِيْرُ، يَا لَطِيْفُ يَا خَبِيْرُ.. (3×) 

Wahai Tuhan Yang Maha Mulia, lagi Maha Besar, Yang Maha Mengetahui lagi Sentiasa Sanggup, Yang Maha Mendengar lagi Melihat. Yang Maha Lemah-Lembut lagi Maha Mengetahui (3X)
 Surah 17: Al Israil: Ayat 110:

“Katakanlah (wahai Muhammad): "Serulah nama “Allah” atau “Ar-Rahman”, yang mana sahaja kamu serukan; kerana Allah mempunyai banyak nama yang baik serta mulia. Dan janganlah engkau nyaringkan bacaan doa atau sholatmu, juga janganlah engkau perlahankannya, dan gunakanlah saja satu cara yang sederhana antara itu."

  1. Setiap nama-nama Allah akan mengantarkan kita kesatu derajat/martabat dari sekian banyak martabat di sisi Allah.
  2. Rahasia dzikir Asma’ul Allah yang tak ternilai besarnya dan tak dapat diketahui bagaimana hakekat kemuliaan yang sebenarnya.

19. Khasiat Dzikir keenam belas

 يَا فَارِجَ الْهَمِّ، يَا كَاشِفَ الْغَمِّ، يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ.. (3×)

Wahai Tuhan yang melegakan dari kesusahan, lagi melapangkan dada dari rasa sempit. Wahai Tuhan yang mengampuni dan menyayangi hamba-hamba-Nya. (3X)

Dari Abu Dawud, diriwayatkan daripada Anas ibn Malik: “Ketika saya bersama Rasulullah s.a.w., ada seseorang berdoa, “Ya Allah saya meminta karena segala pujian ialah untuk-Mu dan tiada Tuhan melainkan-Mu, Kamulah yang Pemberi Rahmat dan yang Pengampun, Permulaan Dunia dan Akhirat, Maharaja Teragung, Yang Hidup dan Yang Tersendiri”. Rasulullah s.a.w. bersabda: “Dia berdoa kepada Allah menggunakan sebaik-baik nama-nama-Nya, Allah akan mengabulkan karena apabila diminta dengan nama-nama-Nya Allah akan memberi.

  1. Diriwayatkan dari Ummil Mu’minin Aisyah ra. : Ayahku (Abu Bakar Shidiq .ra) berkata kepadaku : maukah engkau aku ajari doa yang diajarkan Rasul kepadaku dan diajarkan nabi Isa as. Pada kaum Hawary. Seandainya engkau mempunyai hutang sebanyak gunung uhud niscaya Allah akan melunasinya ? aku menjawab : tentu aku mau, beliau berkata : bacalah dzikir ini (sebagaimana tersebut diatas)
  2. Agar Allah SWT menghapuskan kesedihannya.
  3. Agar Allah SWT melepaskan dari kesusahannya.
  4. Agar Allah SWT mengampuni kesalahannya dan dikasihani-Nya

20. Khasiat Dzikir ketujuh belas

 أَسْتَغْفِرُ الله َرَبَّ الْبَرَايَا، أَسْتَغْفِرُ الله َمِنَ الْخَطَايَا.. (3×)

Aku memohon pengampunan Allah Tuhan Pencipta sekalian makhluk, aku memohon ampunan Allah dari segala kesalahan. (3X) Surah 4: An-Nisa’: Ayat 106:

“Dan hendaklah engkau memohon keampunan daripada Allah; sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun, lagi Maha Pengasih.” Surah 11: Hud: Ayat 90:

“Dan mintalah keampunan Tuhanmu, kemudian kembalilah taat kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengasih, lagi Maha Pengasih”

  1. Maukah kalian aku beritahu tentang penyakit dan obat penyakit kalian? Ingatlah, sesungguhnya penyakit kalian adalah dosa, dan obatnya adalah istighfar. (hadist)
  2. Barang siapa memperbanyak istighfar, Allah akan berikan untuknya ketenangan dari rasa bingung, jalan keluar dari segala kesempitan dan Allah akan memberikan rezekinya dari arah yang tidak terduga. (hadist)
  3. Barangsiapa baca istighfar, tertanam untuknya satu tanaman di surga. (hadist)
  4. Sesungguhnya Allah mengangkat derajat seorang hamba di surga, maka hamba bertanya: Ya Allah, dari mana aku dapatkan ini?, maka Allah menjawab: dari istighfar puteramu. (hadist)
  5. Sesungguhnya seorang hamba apabila melakukan satu kesalahan dosa, melekatlah dihatinya titik noda hitam dan bila cepat taubat serta istighfar berkilaulah hatinya. (hadist)
  6. Sesungguhnya hati itu berkarat, dan pembersihnya istighfar. (hadist)
  7. Istighfar dalam buku catatan amal memancarkan cahaya. (hadist)
  8. Istighfar itu menghapus dosa. (hadist)
  9. Barangsiapa sedikit rezekinya hendaklah dia beristighfar kepada Allah. (hadist)
  10. Imam Ali Al-Khawwash berkata: Sesungguhnya istighfar itu memadamkan amarah Allah SWT dan tiada yang lebih manjur bagi orang yang diberhentikan dari kerjanya atau dipenjara atau hutangnya lebih dari istighfar

21. Khasiat Dzikir kedelapan belas

 لاَ اِلٰهَ اِلاَّ الله لاَ اِلٰهَ اِلاَّ الله

Tiada Tuhan Melainkan Allah (25X)

Komentar tentang kalimah tauhid sangat panjang. Kalimah “La ilaha illallah” ini adalah kunci syurga. Diriwayatkan oleh Abu Dzar bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah tidak membenarkan seseorang masuk ke neraka jikalau dia mengucapkan kalimah tauhid ini berulang-ulang kali.”

  1. Ibnu Abbas ra. meriwayatkan : diatas pitu surga tertulis Laa ilaaha illallaah Muhammad rasulullaah tidak aku siksa orang yang membacanya
  2. Ibnu Abbas .ra juga meriwayatkan : sehari semalam adal 24 jam, dan kalimat Laa ilaaha illallaah Muhammad rasulullaah itu ada 24 huruf. Barangsiapa yang membacanya maka akan melebur setiap satu huruf, dosa dalam satu jam, maka tidak akan tersisa satu dosa pun apabila seseorang membacanya setiap hari atau setiap malam
  3. Barangsiapa yang akhir ucapannya ketika akan mati Laa ilaaha illallaah, maka dia akan masuk surga.
  4. Barangsiapa membaca Laa ilaaha illallaah dengan ikhlas dari hatinya dan memanjangkan bacaan sebab mengagungkannya, diampuni baginya 4000 dosa dari dosa besar. Sahabat bertanya : jika dia tidak punya dosa sebanyak itu?, Rasul SAW menjawab: Diampuni untuknya dari dosa orang tua, keluarga dan tetangganya. (al-hadist)
  5. Ibnul Fakihany mengatakan, rutin membaca Laa ilaaha illallaah ketika masuk rumah, itu menepis kemiskinan.
  6. Habib Abdullah Al-Hadad berkata : Aku wasiatkan kepada kalian untuk membaca Laa ilaaha illallaah setiap saat, lebih-lebih ketika resah, bingung dan kurang rezeki, sesungguhnya bacaan tersebut mempermudah dan menambah rezeki.
  7. Beliau juga mengatakan bacaan ini lebih mempercepat kesuksesan dan menambah cahaya di hati Khasiat Umum Ratib Al-Haddad

Habib Abdullah Al-Hadad mengatakan :
  1. Barangsiapa menekuni bacaan ratib ini, Allah akan memberikannya meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
  2. Ratib yang kami susun akan menjaga kota selama ratib tersebut dibaca.
  3. Ratib kami ibarat pagar besi mengelilingi seluruh kota yang dibaca didalamnya ratib.
  4. Dapat memperkuat dan menyelamatkan akidah atau keimanan seorang muslim dari berbagai macam aliran sesat.

22. Shalawat

مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّفَ وَكَرَّمَ وَمَجَّدَ وَعَظَّمَ وَرَضِيَ اللهُ تَعاَلَى عَنْ آلِ وَأَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ، وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ بِإِحْسَانٍ مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَعَلَيْناَ مَعَهُمْ وَفِيْهِمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


Muhammad Rasulullah, Allah Mencucurkan Selawat dan Kesejahteraan keatasnya dan keluarganya. Moga-moga dipermuliakan, diperbesarkan, dan diperjunjungkan kebesarannya. Serta Allah Ta'ala meredhai akan sekalian keluarga dan sahabat Rasulullah, sekalian tabi'in dan yang mengikuti mereka dengan kebaikan dari hari ini sehingga Hari Kiamat, dan semoga kita bersama mereka dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih daripada yang mengasihani.

23. Membaca Tiga Surat

سْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ.
 قُلْ هُوَ اللهُ أَحَـدٌ. اَللهُ الصَّمَـدُ. لَمْ يَلِـدْ وَلَمْ يٌوْلَـدْ. وَلَمْ يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah wahai Muhammad): “Dialah Allah Yang Maha Esa; Allah Yang menjadi tumpuan segala permohonan; Ia tidak beranak, dan Ia pula tidak diperanakkan; Dan tidak ada sesiapapun yang sebanding dengan-Nya.

Dari Abu Sa’id al-khudri; seseorang mendengar bacaan surah al-Ikhlas berulang-ulang di masjid. Pada keesokan paginya dia datang kepada Rasulullah s.a.w. dan sampaikan perkara itu kepadanya sebab dia menyangka bacaan itu tidak cukup dan lengkap. Rasulullah s.a.w berkata, “Demi tangan yang memegang nyawaku, surah itu seperti sepertiga al-Quran!” Dari Al-Muwatta', diriwayatkan oleh Abu Hurairah; Saya sedang berjalan dengan Rasulullah s.a.w, lalu baginda mendengar seseorang membaca surah al-Ikhlas. Baginda berkata, “Wajiblah.” Saya bertanya kepadanya, “Apa ya Rasulallah?” Baginda menjawab, “Syurga” Wajiblah syurga bagi si pembaca itu). (HR Bukhari)

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ ماَ خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah wahai Muhammad); “Aku berlindung dengan Tuhan yang menciptakan cahaya subuh, daripada kejahatan makhluk-makhluk yang Ia ciptakan; dan daripada kejahatan malam apabila ia gelap gelita; dan daripada ahli-ahli sihir) yang menghembus pada simpulan-simpulan ikatan; dan daripada kejahatan orang yang dengki apabila ia melakukan kedengkiannya”.

Dari Aisyah r.a katanya: Rasulullah s.a.w biasanya apabila ada salah seorang anggota keluarga baginda yang sakit, baginda menyemburnya dengan membaca bacaan-bacaan. Sementara itu, ketika baginda menderita sakit yang menyebabkan baginda wafat, aku juga menyemburkan baginda dan mengusap baginda dengan tangan baginda sendiri, kerana tangan baginda tentu lebih banyak berkatnya daripada tanganku.

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، اَلَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِي صُدُوْرِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah wahai Muhammad): “Aku berlindung dengan Tuhan sekalian manusia. Yang Menguasai sekalian manusia, Tuhan yang berhak disembah oleh sekalian manusia, Dari kejahatan pembisik penghasut yang timbul tenggelam, Yang melemparkan bisikan dan hasutannya ke dalam hati manusia, dari kalangan jin dan manusia”.

Dari Abu Sa’id al-Khudri; Nabi Muhammad s.a.w selalu meminta perlindungan daripada kejahatan jin dan perbuatan hasad manusia. Apabila surah al-falaq dan an-nas turun, baginda ketepikan yang lain dan membaca ayat-ayat ini saja. (HR Tirimizy)

24. Mengirim Pahala Bacaan Surat Al-Fatihah

Salah satu di antara perbedaan pendapat para ulama adalah tentang apakah pahala bacaan Quran bisa ditransfer kepada orang lain yang sudah wafat.

Rupanya penyusun ratib Al-Haddad ini termasuk kalangan yang meyakini dibenarkannya pengiriman pahala bacaan Quran kepada orang yang sudah wafat. Sebagai bagian dari khilaf para ulama, maka hal ini seharusnya bisa kita terima secara wajar.

Maka pada bagian akhir dari rangkaian dzikir yang disusunnya, ada pengiriman pahala untuk orang-orang tertentu.

اَلْفَاتِحَةَ إِلَى رُوحِ سَيِّدِنَا الْفَقِيْهِ الْمُقَدَّمِ مُحَمَّد بِن عَلِيّ باَ عَلَوِي وَأُصُولِهِمْ وَفُرُوعِهِمْ وَكفَّةِ سَادَاتِنَا آلِ أَبِي عَلَوِي أَنَّ اللهَ يُعْلِي دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِهِمْ وَبِأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِ هِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْياَ وَالآخِرَةِ

Bacalah Al-fatihah kepada roh Penghulu kita al-Faqih al-Muqaddam, Muhammad ibn Ali Ba’alawi, dan kepada asal-usul dan keturunannya, dan kepada semua penghulu kita dari keluarga bani ‘Alawi, moga-moga Allah tinggikan darjat mereka di syurga, dan memberi kita manfaat dengan mereka, rahasia-rahasia mereka, cahaya mereka di dalam agama, dunia dan akhirat.

اَلْفَاتِحَةَ إِلَى أَرْوَاحِ ساَدَاتِنَا الصُّوْفِيَّةِ أَيْنَمَا كَانُوا فِي مَشَارِقِ الأَرْضِ وَمَغَارِبِهَا وَحَلَّتْ أَرْوَاحُهُمْ - أَنَّ اللهَ يُعْلِي دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ وَيَنْفَعُنَا بِهِمْ وَبِعُلُومِهِمْ وَبِأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِ هِمْ، وَيُلْحِقُنَا بِهِمْ فِي خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ. 28

Bacalah al-fatihah kepada roh-roh Penghulu kita Ahli Ahli Sufi, di mana saja roh mereka berada, di timur atau barat, moga moga Allah tinggikan darjat mereka di syurga, dan memberi kita manfaat dengan mereka, ilmu-ilmu mereka, rahsia-rahsia mereka, cahaya mereka, dan golongkan kami bersama mereka dalam keadaan baik dan afiah.

اَلْفَاتِحَةَ إِلَى رُوْحِ صاَحِبِ الرَّاتِبِ قُطْبِ الإِرْشَادِ وَغَوْثِ الْعِبَادِ وَالْبِلاَدِ الْحَبِيْبِ عَبْدِ اللهِ بِنْ عَلَوِي الْحَدَّاد وَأُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِ أَنَّ اللهَ يُعْلِي دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّة وَيَنْفَعُنَا بِهِمْ وَأَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ بَرَكَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْياَ وَالآخِرَةِ

Bacalah fatihah kepada roh Penyusun Ratib ini, Qutbil-Irshad, Penyelamat kaum dan negaranya, Al-Habib Abdullah ibn Alawi Al-Haddad, asal-usul dan keturunannya, moga moga Allah meninggikan darjat mereka di syurga, dan memberi kita manfaat dari mereka, rahsia-rahsia mereka, cahaya dan berkat mereka di dalam agama, dunia dan akhirat.

اَلْفَاتِحَة إِلَى كَافَّةِ عِبَادِ اللهِ الصّالِحِينَ وَالْوَالِدِيْنِ وَجَمِيْعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ أَنْ اللهَ يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمْ وَيَنْفَعُنَا بَأَسْرَارِهِمْ وبَرَكَاتِهِمْ

Bacalah Fatihah kepada hamba hamba Allah yang soleh, ibu bapa kami, mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat, moga moga Allah mengampuni mereka dan merahmati mereka dan memberi kita manfaat dengan rahsia rahsia dan barakah mereka.

29. Doa Penutup

Sebagai penutup, dzikir ini kemudian ditutup dengan doa penghabisan yang lafadznya demikian:

اَلْحَمْدُ اللهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وأَهْلِ بَيْتِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِحَقِّ الْفَتِحَةِ الْمُعَظَّمَةِ وَالسَّبْعِ الْمَثَانِيْ أَنْ تَفْتَحْ لَنَا بِكُلِّ خَيْر، وَأَنْ تَتَفَضَّلَ عَلَيْنَا بِكُلِّ خَيْر، وَأَنْ تَجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ الْخَيْر، وَأَنْ تُعَامِلُنَا يَا مَوْلاَنَا مُعَامَلَتَكَ لأَهْلِ الْخَيْر، وَأَنْ تَحْفَظَنَا فِي أَدْيَانِنَا وَأَنْفُسِنَا وَأَوْلاَدِنَا وَأَصْحَابِنَا وَأَحْبَابِنَا مِنْ كُلِّ مِحْنَةٍ وَبُؤْسٍ وَضِيْر إِنَّكَ وَلِيٌّ كُلِّ خَيْر وَمُتَفَضَّلٌ بِكُلِّ خَيْر وَمُعْطٍ لِكُلِّ خَيْر يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن

Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam, segala puji pujian bagi-Nya atas penambahan nikmat-Nya kepada kami, moga moga Allah mencucurkan selawat dan kesehahteraan ke atas Penghulu kami Muhammad, ahli keluarga dan sahabat-sahabat baginda. Wahai Tuhan, kami memohon dengan haq benarnya) surah fatihah yang Agung, yaitu tujuh ayat yang selalu di ulang-ulang, bukakan untuk kami segala perkara kebaikan dan kurniakanlah kepada kami segala kebaikan, jadikanlah kami dari golongan insan yang baik; dan peliharakanlah kami Ya tuhan kami. sepertimana Kamu memelihara hamba-hambaMu yang baik, lindungilah agama kami, diri kami, anak anak kami, sahabat-sahabat kami, serta semua yang kami sayangi dari segala kesengsaraan, kesedihan, dan kemudharatan. Sesungguhnya Engkaulah Maha Pelindung dari seluruh kebaikan dan Engkaulah yang mengurniakan seluruh kebaikan dan memberi kepada sesiapa saja kebaikan dan Engkaulah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Amin Ya Rabbal Alamin.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ رِضَـاكَ وَالْجَنَّـةَ وَنَـعُوْذُ بِكَ مِنْ سَـخَطِكَ وَالنَّـارِ

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon keredhaan dan syurga-Mu; dan kami memohon perlindungan-Mu dari kemarahan-Mu dan api neraka.

Dari Anas ibn Malik radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa memohon kepada Allah untuk surga tiga kali, Surga akan berkata, “Ya Allah bawalah dia ke dalam syurga;” dan jikalau ia memohon perlindungan dari api neraka tiga kali, lalu neraka pun akan berkata, “Ya Allah berilah dia perlindungan dari neraka.”HR Tirmizi dan An-Nasa’i)

Penutup

Rangkaian lafadz ini adalah susunan manusia biasa, bukan dari Rasulullah SAW. Namun sumber-sumbernya berasal dari ayat Quran, serta hadits-hadits yang umumnya dikatakan maqbul atau bisa diterima, bahwa memang Rasulullah SAW mengajarkannya.

Sebagian kalangan yang 'anti dzikir' atau 'anti ratib' berargumen bahwa Rasulullah SAW tidak mengajarkan rangkaian dzikir seperti ini, sehingga kalau tidak ada ketetapan yang langsung dari diri beliau SAW sendiri, kita tidak boleh mengarang sendiri. Termasuk mengarang rangkaiannya bacaannya, sehingga kalau mau dzikir, ya dzikir saja tanpa harus dirangkai-rangkai menjadi sebuah ritual tersendiri.

Sikap kita kalau bertemu kedua kutub ini tentu harus lebih dewasa. Kita tidak mungkin menyalahkan salah satunya, juga tidak mungkin juga ikut membuat suasana menjadi semakin panas.

Yang perlu kita pahami adalah bahwa keberagaman dalam menjalankan agama ini sudah ada sejak zaman para shahabat nabi. Ada shahabat yang cenderung menjalankan agama secara apa adanya, tanpa melihat latar belakangnya, pokoknya begitu ya begitu. Tapi ada juga para shahabat yang selalu memandang sesuatu sesuai pokok persoalan dan keadannya.

Jadi kalau para shahabat nabi saja di masa lalu sudah agak beragam cara pandangnya, masak sih kita hari ini tidak boleh melakukannya? Bukankah para shahabat itu sebagiannya juga dijamin masuk surga?

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

1 ulasan: